Cara Membuat Jaringan LAN dan Router, Tutorial Local Area Network
Tutorial Komputer![]() |
| Cara Membuat Jaringan LAN dan Router, Tutorial Local Area Network |
1. Penjelasan Jaringan Komputer, LAN dan Fungsi Router
2. Barang-brang yang dipersiapkan untuk membuat LAN
3. Langkah-langkah Membuat Jaringan LAN dan Router Mikrotik
Cara Membuat Jaringan LAN dan Router, Tutorial Local Area Network - Jaringan Komputer adalah
serangkaian interkoneksi antar perangkat jaringan yang saling
berhubungan antara satu dan lainnya. Adapun perangkat jaringan yang
dimaksud antara lain seperti kumpulan komputer, printer dan peralatan
lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak
melalui kabel-kabel atau nirkabel (wireless) sehingga memungkinkan
pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data,
mencetak file pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan
hardware/software yang terhubung didalam sebuah jaringan. Setiap
komputer, printer atau periferal yang terhubung dalam jaringan disebut
node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau
bahkan jutaan node.
Jaringan Wilayah lokal (dalam bahasa inggris: Local Area Network
biasa disingkat LAN) adalah sebuah jaringan komputer yang hanya mencakup
wilayah kecil, seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor,
sekolah, pelaku bisnis, rumah atau skala yang lebih kecil. Kebanyakan
LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat
switch yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s.
Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa
disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat
yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut
hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasinya
sendiri. Setiap komputer dapat mengakses perangkat jaringan lain yang
terhubung dengan LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Berbeda
dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN
mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
4. Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan
digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan
tersebut.
Jika dalam sebuah tempat terdapat lebih dari satu jaringan lokal (LAN)
maka dapat disatukan dengan menggunakan sebuah alat yang disebut dengan
nama Router. Penggunaan jaringan yang berbeda jauh lebih baik,
sebab kita dapat memetakan jaringan berdasarkan tempatnya. Misalnya
sebuah instansi perguruan tinggi memiliki 3 buah jurusan : Jurusan
Teknik Elektro, Sipil dan Administrasi Negara, maka setiap jurusan
tersebut dapat dibuat jaringan lokal yang berbeda-beda dan tentunya
dengan alamat IP yang berbeda pula. Kemudian untuk melakukan komunikasi
komputasi antar jurusan tersebut, maka digunakanlah sebuah Router.
Untuk membuat Local Area Network dan Router, barang-barang yang harus disiapkan antara lain sebagai berikut :
1. Menyiapkan perangkat jaringan
2. Menyiapkan alat atau tools jaringan
3. Memilih sebuah topology jaringan
4. Menyiapkan minimal 2 buah PC
Perangkat Jaringan
Perangkat jaringan (Network Devices) yang sering digunakan antara lain :
a. Kabel UTP Cat 5
UTP merupakan singkatan dari "Unshielded Twisted Pair" yaitu jenis kabel
yang terbuat dari bahan penghantar tembaga, mempunyai isolasi dari
plastik dan terbungkus oleh bahan isolasi yang dapat melindungi dari api
dan juga kerusakan fisik. Kabel UTP sendiri terdiri dari 4 pasang inti
kabel yang saling berbelit dimana masing-masing pasang mempunyai kode
warna yang berbeda.
b. Switch/Hub
Switch/Hub yaitu perangkat jaringan yang digunakan sebagai central atau
pusat untuk membagi koneksi yang saling terhubung dengan port-port
lainnya untuk dapat mengkoneksikan sebuah komputer satu dengan komputer
lainnya.
c. Access Point
Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah
transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari
clients remote.
d. Router
Router merupakan perangkat keras jaringan komputer yang dapat digunakan
untuk menghubungkan beberapa jaringan yang sama atau berbeda.
Alat atau Tools Jaringan
a. Crimping Tools
Sebuah penjepit dengan bentuk semacam tang yang digunakan untuk menjepit kabel UTP dan RJ-45 agar terpasang erat.
b. LAN Tester
Digunakan untuk mengecek pemasangan kabel LAN yang telah dibuat. Jika
kabel UTP dan RJ-45 terpasang sempurna, maka lampu indikator LED pada
LAN Tester akan menyala semua, begitu pula sebaliknya.
Topology Jaringan
Untuk topologi jaringan yang digunakan adalah Topologi Star. Topologi
star seperti membentuk bintang karena semua laptop terhubung ke satu
switch atau hub.
Minimal 2 buah PC
Digunakan sebagai client. Sebut saja nama PC tersebut PC-Dita dan PC-Dinda
Langkah-langkah Membuat Jaringan LAN dan Router Mikrotik
1. Membuat kabel LAN
2. Memasang Router Mikrotik dan Konfigurasinya
3. Menyambungkan 2 PC dan 1 Router menggunakan Switch/HUB
Membuat Kabel LAN
a. Ambil sebuah kabel UTP dan RJ-45 kemudian buat kabel dengan jenis
Straight. (Jika belum pandai membuatnya, pembaca dapat Googling/ lihat
tutorialnya di youtube). Buat kabel LAN sebanyak 3 buah.
b. Tes kabel tersebut menggunakan LAN Tester, jika lampu indikator LED menyala semua, maka kabel LAN siap untuk digunakan.
Memasang Router Mikrotik dan Konfigurasinya
a. Siapkan sebuah Router Mikrotik.
b. Reset mikrotik dengan menggunakan sebuah jarum yang ditusukkan dan ditekan kedalam lubang reset mikrotik.
c. Kemudian masukkan/sambungkan kabel power ke mikrotik.
d. Tahan jarum tersebut beberapa saat dan tunggu hingga lampu LED ACT berkedap-kedip.
e. Jika sudah berkedip maka lepaskan jarum tersebut dan mikrotik telah berhasil direset.
f. Sambungkan mikrotik tersebut ke PC-Rangga dengan menggunakan kabel
LAN Straight. Port yang dihubungkan pada mikrotik adalah ethernet2.
Khusus ethernet1 adalah untuk modem.
g. Gambar dibawah ini merupakan mikrotik yang telah terhubung ke PC-Rangga.
![]() |
| Router Mikrotik berhasil terhubung ke PC-Dita |
i. Klik Open Network and Sharing Center - Klik Change Advanced Sharing Setting.
j. Select Turn On pada semua pengaturan terkecuali pada bagian Password Protected Setting.
k. Matikan juga Windows Firewall dengan cara buka Network and Sharing
Center - Klik kanan Windows Firewall - Turn Off Private dan Public
Network Setting.
l. Buka Browser (Mozilla, Chrome, Safari, UC Browser, Internet Explore
atau sejenisnya) - kemudian tulis IP "192.168.88.1" pada Address Bar.
Ini merupakan IP default untuk masuk ke dashboard mikrotik.
m. Pada bagian navigasi bar, klik IP - Klik Addresses - Klik Add New.
Hal ini digunakan untuk memberikan IP pada port ethernet2 mikrotik.
![]() |
| Ketik IP 192.168.88.1 untuk membuka dashboard Router Mikrotik |
n. Tulis IP sesuai dengan selera masing-masing. Misalnya "192.168.31.1/24" - Pilih interface ether-2 - Klik OK.
o. Gambar dibawah ini merupakan IP yang telah berhasil dibuat.
![]() |
| IP Mikrotik Ether-2 yang berhasil dibuat |
Menyambungkan 2 PC dan 1 Router menggunakan Switch/HUB
a. Cabut kabel LAN mikrotik pada PC-Dita, kemudian pindahkan ke Port
HUB. Jadi Mikrotik telah terhubung ke Switch/Hub (Port 3).
b. Ambil lagi sebuah kabel LAN dan sambungkan PC-Dita ke Hub (Port 5).
c. Ambil lagi sebuah kabel LAN dan sambungkan PC-Dinda ke Hub (Port 7).
Catatan : Kabel yang digunakan adalah dengan jenis Straight dan bebas memilih port mana yang ingin dicoloki pada hub.
d. Jika berhasil terhubung maka lampu indikator LED pada HUB akan menyala.
LED Port 3 untuk Mikrotik
LED Port 5 untuk PC-Dita
LED Port 7 untuk PC-Dinda
![]() |
| Router dan 2 buah PC yang saling terhubung menggunakan Switch/HUB |
e. Ubah alamat IP Ethernet masing-masing client, caranya yaitu buka Network and Sharing Center - Klik Change Adapter Setting - Klik kanan Ethernet - Klik Properties - Klik 2X pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).
f. Pada PC-Dita tuliskan
IP Address : 192.168.31.2
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.31.1
g. Pada PC-Dinda tuliskan
IP Address : 192.168.31.3
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.31.1
Adapun Gateway yang dimaksud adalah IP pada Mikrotik
h. Buka CMD dan ketik "ping 192.168.31.1" untuk ping Mikrotik. Jika berhasil maka statusnya adalah Reply from...
i. Ping juga IP PC-Dita dan PC-Dinda "192.168.31.2" dan "192.168.31.3"
agar dapat mengetahui apakah seluruh perangkat jaringan telah berhasil
terhubung.
j. Selanjutnya yaitu sharing data. Penulis akan membagikan data-data
gambar dari PC-Dita dengan cara klik kanan folder yang ingin dishare
(folder images) - klik share with - klik spesific people... - Pilih
Everyone - Klik Add.
k. Pilih read/write pada Permission Level.
Read and Write artinya data yang di share dapat dibaca dan diubah, bahkan bisa dihapus dari komputer yang berbeda.
l. Buka jendela Explorer - Pilih Network - Buka PC-Dita - maka folder
yang tadi dishare akan muncul disana. Folder ini juga dapat dibuka
melalui PC-Dinda.
Artikel ini dikhususkan untuk membuat jaringan dengan menggunakan kabel. Untuk jaringan dengan Access Point (Wireless).
Artikel ini dikhususkan untuk membuat jaringan dengan menggunakan kabel. Untuk jaringan dengan Access Point (Wireless).
#YourPartnerToBeAMaster. #SeeYouAgain





Tidak ada komentar:
Posting Komentar